- Ubi jalar
- ketela pohon atau umbi
- jagung
- kacang tanah
- uwi
- bothe
- tales
- suweg
- mbuli
- mbalu, dan lain lain.
- Pepaya
- gori atau tewel sukun
- klentang dan sebagainya.
Tanaman pangan tetap padi sebagai komoditas utama dan jagung, umbi-umbian serta lainya adalah pendukung. Beras sudah tidak bisa di pisahkan lagi dari kehidupan keseharian masyarakat Desa Begadung dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokoknya. Walaupun beras merupakan makanan utama masih bisa dijumpai masyarakat yang senang mengkonsumsi nasi jagung, gaplek aneka umbi-umbian dan olahanya dan sebagainya sebagai bentuk konsumsi keseharian selain beras.
Masyarakat Jawa yang masih tradisional dalam mengolah dan menjalankan bidang pertaniannya memiliki kearifan lokal yang bisa kita coba jabarkan dengan terlebih dahulu kita kelompokan menjadi tiga kelompok yang nantinya akan mempermudah untuk mengerti makna-makna yang terkandung dalam kearifan lokal tersebut seperti norma, nilai, perilaku, filosofi, filsafat. Pengelompokan kearifan lokal untuk menjelaskan dan mengambarkan kearifan lokal di bidang pertanian adalah sebagai berikut:
- Kearifan lokal dalam bentuk falsafah, wejangan, pitutur atau berupa nasehat dan cerita-cerita yang membangun dari segi multidimensional.
- Kearifan lokal dalam bentuk perilaku, tindakan atau aktivitas kehidupan keseharian yang mencerminkan kultur masyarakat setempat.
- Kearifan lokal dalam bentuk hasil cipta manusia yang dituangkan dalam sebuah bentuk material atau fisik dan juga hasil proses kreatif manusia yang berupa benda atau barang.
- Untuk makanan pokok atau menu utama sumber karbohidrat dan energi.
- Berbahan dasar beras.
- Berbahan dasar jagung.
- Berbahan dasar umbi-umbian.
- Berbahan dasar lainnya.
3. Untuk makanan ringan atau jajanan.
4. Untuk aneka sambal dan bumbu.
Dari beranekaragam jenis makanan diatas masih bisa kita jumpai hingga sekarang dengan beragam jenis baru dan perpaduan darinya sebagai akibat dari hasil kreativitas dan semakin mudahnya mendapatkan bahan-bahan makanan yang dibutuhkan di pasar. Makanan tradisional tetap ada tak pudar ditelan zaman karena sudah berakar kuat dan menjadi warisan yang berharga untuk tetap dilestarikan karena terbukti makanan-makanan tradisional tersebut telah bertahan dari generasi ke generasi sesuai selera dan lidah orang Jawa serta sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari siklus hidup manusia Jawa itu sendiri
Dari sekian banyak tanaman pangan yang dikembangkan masyarakat masih ada satu lagi nilai kearifan lokal yang masih bisa tetap bertahan hingga sekarang ini yaitu minuman kesehatan atau jamu. Jamu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat jawa sebagai minuman khas yang memiliki keunikan dan kelebihan sendiri dalam membantu masyarakat terutama masyarakat desa Begadung untuk tetap dalam kondisi prima dalam menjalankan pengelolaan usaha taninya.
Sumber :http://student-research.umm.ac.id/index.php/dept_of_agribisnis/article/view/1552
Jadi Kearifan lokal seperti apa yg ada di desa itu ?
BalasHapus