Saya disini akan menganalisis sebuah kebiajakan pemerintah mengenai impor yang hasilnya malah merugikan petani. Saya mengutip dari sebuah artikel yang telah dipost pada tahun 2013 oleh salah satu media cetak online. Saya rasa media cetak online itu benar, pemerintah terlalu menggantungkan semuanya oleh produk impor sedangkan kitapun masih bisa. Sektor pertanian adalah sektor yang bisa dibilang sangat penting karena menyangkut kehidupan semua orang di bumi ini. Pemerintah belum seberani negara negara lain yang telah lebih maju padahal tidak memiliki banyak lahan.
Pemerintah dinilai belum
serius mengurus sektor pertanian sebagai salah satu basis ketahanan
pangan. Produktivitas hasil pertanian
rendah serta adanya ketergantungan terhadap komoditas pangan impor. Sehingga petanilah yang menjadi korbannya dan menyebabkan produktivitas petani tercatat mengalami penurunan di beberapa komoditas seperti kedelai, jagung, dan padi.
"Dari
catatan Indef, produksi kedelai sepanjang 2011 tercatat 851.000 ton,
tahun sebelumnya 907.000 ton. Jagung produksinya sepanjang 2011 sebesar
17,6 juta ton, turun dari sebelumnya sebesar 18,3 juta ton. Sementara
padi, produksi 2011 sebesar 65,7 juta ton, sebelumnya sebesar 66,4 juta
ton."
sejak kapan indonesia meng impor pangan dari luar negeri?
BalasHapusBlog sudah bagus sis dari isi dan tampilan juga menarik :)
BalasHapus